DPMPTSP PROV. KALSEL

Loading

Archives 2020

Rakorda Perencanaan Pusat dan Daerah Pemberdayaan Koperasi dan UKM

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel diwakili oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Perencanaan Pusat dan Daerah Pemberdayaan Koperasi dan UKM tanggal 11 s/d 13 Maret 2020 bertempat di Royal Jelita Hotel Banjarmasin. Narasumber pada acara ini adalah Bapak Edi Kardinugroho dari Kementerian Koperasi, Bapak Iqbal Yudiannor dari Komisi II DPRD Prov. Kalsel, Bapak I Gede Suardika dari Bappeda Prov. Kalsel, dan Bapam Gustafa Yandi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan, setiap kegiatan harus mempunyai sertifikat NIK (Nomor Induk Koperasi). Hal ini bisa disinergikan dengan NIB (Nomor Induk Berusaha) sesuai dengan PP 24 tahun 2018 yang ada di perizinan sehingga kedepannya setiap UKM bisa memiliki NIB dan NPWP. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk bisa meyakinkan pelaku UKM karena mereka belum memahami fungsi dan manfaat mempunyai NIB.

Sementara itu Iqbal Yudiannnor menyampaikan Bahwa DPRD mendukung untuk meningkatkan UMKM naik kelas karena UMKM ini menjadi penopang bagi perekonomian masyarakat Kalsel. Dari data UKM di Kalsel chateau gonflable, ada sektar 354.408 unit UKM. Yang menjadi permasalahan umum UKM adalah bahwa selama ini UKM kurang berkualitas dan kurang kreatif sehingga dilakukan pendekatan melalui, Formalitas Usaha, akses To finance, Marketplace, dan Produk berorientasi ekspor.

Kalsel akan mengaktifkan kembali pemanfaatan rotan sebagai potensi industri yang lagi dibutuhkan pasar luar negeri.
Keunggulan produk Indonesia terutama produk makanan, apabila diekspor akan mendapatkan keuntungan terutama dalam hal kehalalannya. Dengan adanya keunggulan ini, pangsa pasar di wilayah Timur Tengah sudah terbuka lebar.

Pemantauan dan Pengawasan ke PT. World Innovative Telecommunication

Pada hari Rabu 4 Maret 2020 Dinas PMPTSP Prov. Kalsel melalui Seksi Pemantauan dan Pengawasan PM didampingi Dinas PMPTSP Kab. Banjar mengunjungi ke PT. World Innovative Telecommunication yang bergerak dibidang usaha perdagangan besar penjualan HP Oppo dan berlokasi di Kab. Banjar. Dari hasil kegiatan didapat informasi dari NIB terlihat rencana investasi adalah Rp. 1,5 Milyar namun dalam pelaporan TW 3 tahun 2019 masih nol, karena pelaporan LKPM dilaporkan di pusat.

Kendala yang dihadapi terlalu sering resign karyawan, dan lokasi kantor sering berpindah karena system sewa. Disarankan agar NIB direvisi dan pengurusan hak akses untuk cabang di daerah agar pelaporan LKPM bisa langsung calcio freccette gonfiabile. Daerah kerja terbagi dalam 3 wilayah yaitu Banjarbaru sampai Tabalong, Tanah Laut sampai Kotabaru serta Banjarmasin dan Barito Kuala.

Melambatnya Pertumbuhan Ekonomi dan Meningkatnya Inflasi di Kalimantan Selatan

Kepala Dinas PMPTSP Kalsel diwakili Kabid Promosi Penanaman Modal menghadiri acara diskusi bersama stakeholders Provinsi Kalimantan Selatan dengan pembahasan melambatnya pertumbuhan Ekonomi dan meningkatnya inflasi Kalsel tahun 2021 penyebab dan antisipasinya pada hari Kamis 5 Maret 2020 bertempat di Banjarmasin. Acara dihadiri Ketua Bappeda, Kepala Perwakilan BI Banjarmasin, para Kepala Dinas lingkup Pemprov Kalsel dan akademisi ULM. Alasan pertemuan antara lain karena di tahun 2020 ini pertumbuhan ekonomi yang masih rendah dan lambat yaitu sebesar 4,08% serta laju inflasi yang masih tinggi yaitu 4,0. Berdasarkan uraian Kepala BPS inflasi bulan ini dipicu oleh bawang putih dan obat-obatan.


Pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,08 % disumbang oleh pertanian, industri pengolahan dan pertambangan. Secara global petumbuhan ekonomi memang melambat. Pertumbuhan ekonomi Kalsel sangat rentan terhadap pertumbuhan ekspor jeu de formation de football gonflable batubara, karena ekspor terbesar dari kalsel adalah dari sektor tambang batubara. Menurut Prof Handry Imansyah bahwa tanpa pengaruh virus corono memang ekonomi Indonesia memiliki trend menurun khususnya Kalsel sehingga penguatan memang perlu lebih optimal lagi terutama di bidang pertanian dan pariwisata

Peninjauan Lap[angan PT. Sebuku Tanjung Coal di Kotabaru

Dinas PMPTSP Kalsel melalui Seksi Perizinan infrastruktur Bidang Perizinan Infrastruktur dan Sosial pada hari Jum’at 6 Maret 2020 melaksanakan peninjauan lapangan bersama Tim Teknis (Dinas PUPR dan Dinas LH) Terhadap Permohonan Izin Pemanfaatan Air Permukaan (SIPA) PT. Sebuku Tanjung Coal di Desa Selaru Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru , dimana hasilnya adalah PT. Sebuku Tanjung Coal sedang mempersiapkan Saluran dan Pembuatan Water Treatment Plan (WTP) serta pengurusan Legalitas Perizinan.

Kondisi di lapangan belum ada Operasional atau kegiatan. Rencana Lokasi pengambilan air dari Sungai Tawau Desa Salino, Sungai Selaru akan digunakan untuk penyiraman jalan tambang, sedangkan air dari Embung akan digunakan untuk keperluan Mess Karyawan dan Kantor toro meccanico gonfiabile. Setelah peninjauan lapangan dan dilakukan verifikasi dokumen perusahaan, dan kondisi di lapangan yang dituangkan dalam Berita Acara.

Pemantauan dan Pengawasan ke PT Palmina Utama

Kepala Dinas PMPTSP Prov. kalsel diwakili oleh Kepala Seksi Pemantauan dan Pengawasan Penanaman Modal bersama DPMPTSP Kab. Banjar melakukan kegiatan pemantauan dan pengawasan ke PT Palmina Utama yang beralamat di Desa Alalak Padang, Makmur Karya, Kecamatan Simpang Empat, Kab. Banjar pada Rabu 11 Maret 2020. PT Palmina Utama merupakan perusahaan PMA yang bergerak dibidang usaha perkebunan tanaman buah-buahan penghasil minyak. Pada tahun 2019, PT Palmina Utama melakukan penambahan bangunan yang terdiri perumahan karyawan, rumah tangki BBM, pembutan sumur bor dan Pos Security dengan tambahan investasi sebesar Rp, 1.381.558.832.

Jumlah TKA di PT Palmina Utama berasal dari Cina sebanyak 4 orang yang terdiri dari 3 orang penempatan di kebun dan 1 orang penempatan di pabrik dengan total seluruh karyawan kurang lebih 1.000 orang. Perusahaan ini memiliki luas lahan industri sebanyak 30 Ha dengan pembagian lahan 14 Ha sudah digunakan untuk industri dan 16 Ha untuk kebun. Pada tahun 2019, produksi untuk pabrik sebanyak 240 ton yang berasal dari hasil kebun dan masyarakat. PT Palmina Utama le plus gros gonflable telah mmemprogramkan CSR seperti angkutan sekolah, perbaikan jalan, dan lain-lain. PT Palmina Utama merupakan salah satu perusahaan yang tertib dalam menyampaikan LKPM, dimana LKPM terakhir yang disampaikan yaitu periode triwulan IV tahun 2019.

Bimbingan Teknis Penyelenggaraan PTSP Berbasis Elektronik

Kepala Dinas PMPTSP Kalsel Nafarin didampingi Kabid Perizinan Perizinan Ekonomi dan Sumberdaya Alam Miftahul Chair mengikuti Rapat Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Berbasis Elektronik yang dilaksanakan di Hotel Acacia Jakarta Rabu 3 Maret 2020. Acara dibuka oleh Direktur Dekosentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama, Sugiarto mewakili Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.

Agenda ini dilaksanakan untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan yang efektif dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan kemudahan berusaha di daerah, sehingga secara teknis meningkatnya kemampuan teknis penyelenggaraan perizinan di PTSP daerah dalam menerapkan Online single submission (oss), Sicantik Cloud dan e-Monev PTSP. “Mewujudkan Tata Kelola PTSP yang Efektif Berbasis Elektronik serta mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang”.kata Sugiarto dalam sambutannya. “Melalui Bimbingan Teknis air track ini, Optimalisasi kinerja penyelenggaraan perizinan di DPMPTSP diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat” tambahnya.

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel Menerima Penghargaan Budaya Kerja

Senin 2 Maret 2020 dalam rangkaian Kegiatan Apel Gabungan Awal Bulan Maret 2020, Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel H. Nafarin menerima Penghargaan Budaya Kerja dengan predikat Juara Harapan III Terbaik I dari Bapak Sekdaprov Kalsel Haris Makkie mewakili Gubernur Kalimantan Selatan. Penghargaan ini merupakan penghargaan kedua yang diterima Dinas PMPTSP Kalsel setelah sebelumnya pada tanggal 3 Februari 2019 menerima penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik dan penghargaan Pemenang Apresiasi Media Pemprov Kalsel tahun 2019 kategori Konten Website dan Media Sosial Terbaik.


Evaluasi penilaian kinerja ini dinilai dari integrasi pada sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam sambutannya Sekdaprov Kalsel menyampaikan Bapak Gubernur memberikan apresiasinya terhadap OPD yang selama ini mendapatkan penghargaan terutama dari Pemerintah Pusat beliau menyampaikan terima kasih kepada segenap pimpinan dan jajaran OPD sampai ke tingkat staf pelaksana. Sekdaprov Kalsel juga mengatakan penilaian ini dilakukan untuk menilai sejauh taureau mecanique mana OPD mampu membangun budaya kerja yang baik. Sehingga mampu meningkatkan performa kinerja, peningkatan pelayanan, serta mencapai target kinerja secara optimal.

Pemantauan dan Pengawasan ke PT. Pama Persada Nusantara

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel melalui Seksi Pemantauan dan Pengawasan PM pada hari Kamis 27 Februari 2020 dalam rangka mendampingi tim BKPM melakukan kunjungan ke PT. Pama Persada Nusantara di Desa Sungai Cuka Kec. Kintap Kab. Tanah Laut. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya perusahaan memakai fasilitas dari BKPM yakni masterlist berupa kemudahan dalam pengadaan alat berat impor berdasarkan keputusan menteri keuangan nomor 164/PABEAN-PB/PMDN/2018. Salah satu alat berat yang diimpor adalah truck chasis merk scania dengan nilai 1.410.000.000. Tenaga kerja 20 orang perempuan dan 580 laki-laki. Berdasarkan data NIB rencana investasi adalah Rp. 8.967.362.200 dan yang terealisasi Rp. 5.309.902.000.

piscina gonfiabile con scivolo

Atensi Paman Biriin, Realisasikan Investasi Kalsel Rp 15, 6 Triliun

Atensi Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, terkait pentingnya reformasi pelayanan perizinan bagi investor yang masuk ke daerah, berdampak positif bagi pencapaian maksimal nilai investasi.Ini terbukti dari terealisasinya target nilai investasi pembangunan yang masuk ke Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kalsel, Nafarin, saat dikonfirmasi Minggu, (1/3/2019),merincikan, nilai nvestasi tahun 2019 sebagaimana target yang ditetapkan RPJMD, sebesar Rp10,5 triliun. “Berkat atensi perhatian pimpinan daerah bersama stakeholders, investasi yang masuk ke Kalsel berhasil tembus ke angka Rp 15,6 triliun lebih, atau mencapai 150% dari target yg telah ditentukan. Angka ini juga meningkat sebesar 34% dari tahun sebelumnya (2018)” jelasnya.

Disebutkan Nafarin, apa yang telah dicapai DPM dan PTSP Kalsel, tidak lepas dari peran dan komitmen Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang terus menjaga iklim investasi serta merangkul segenap komponen. Saat diminta penjelasan detail arahan penting gubernur kepada pihaknya hingga berhasil menyakinkan investor ke daerah, Nafarin memaparkan arahan itu antara lain pentingnya reformasi kemudahan dan percepatan proses penyelesaian perizinan.

Penerapan Integrasi SKPD pelayanan perizinan dengan SKPD penanaman modal, dan percepatan pelimpahan wewenang perizinan DPMPTSP.Selain itu, ada juga persiapan dan fasilitasi kawasan ekonomi (KE) dan kawasan industri (KI). “Seperti KI Batulicin, KI Jorong, KE Khusus Mekar Putih. Upaya meningkatkan promosi juga terus dilakukan. Hal lain pentingnya keberadaan satgas percepatan pelaksanaan berusaha, juga menjadi faktor yang dapat menarik investor ke Kalsel, ” jelasnya.

Nafarin, mengatakan, dari total realisasi investasi tahun 2019, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 10,06 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 5,59 triliun. Dari total PMDN, nilai terbesar terdapat pada sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan sebesar Rp 4,10 triliun dan jasa lainnya sebesar Rp 2,50 triliun, jelasnya.

Sementara dari total PMA, tercatat negara terbesar berinvestasi di Kalsel, yaitu Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Australia, Mauritius, dan Singapura. Dari capaian ini, untuk PMDN Kalsel berada di peringkat 10 secara nasional dan peringakt 17 untuk PMA. Selain itu, DPMPTSP Prov Kalsel juga berhasil meraih piagam penghargaan dari Menpan RB sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik tahun 2019.

“Alhamdulillah, DPMPTSP Prov Kalsel meraih penghargaan Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik tahun 2019,” sebutnya.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memberikan apresiasi atas capaian investasi yang masuk ke daerah. Disebutkan Paman Birin, dengan keberhasilan dan prestasi yang diraih ini, diharapkan dapat semakin mengokohkan komitmen Kalsel menjadi daerah course a obstacles en crocodile tujuan investasi. Kendati demikian, lanjutnya, pihak terkait di bidang pelayanan investasi tetap harus bekerja keras dengan terus melakukan penyempurnaan pelayanan.Dikatakan Paman Birin, pihaknya akan terus berkomitmen untuk turut mewujudkan salah satu agenda strategis bangsa yaitu memperbaiki iklim investasi sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Salah satu upaya mewujudkan hal itu adalah dengan mempermudah perizinan dan regulasi serta menyederhanakan birokrasi yang selama ini dilaksanakan.

“Pelayanan harus kita lakukan melalui satu pintu. Jangan ada lagi pelayanan yang dilakukan melalui banyak jendela,” tegasnya.

Selanjutnya, di tahun 2020 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 12 triliun.

Rapat Koordinasi Investasi dan PTSP

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel melaksanakan Rapat Koordinasi Investasi dan PTSP Tahun 2020 mengusung tema “Memacu Investasi untuk Kalsel Mapan” pada Kamis 27 Februari 2020 di Kantor DPMPTSP Prov. Kalsel. Rakor dihadiri oleh Kepala Dinas PMPTSP 13 Kab/Kota se-Kalsel beserta jajaran pejabatnya, Bappeda se-Kalsrl, Instansi Pemerintah terkait, perwakilan Bank Indonesia, perwakilan Organisasi/Lembaga/LSM, serta pemangku kepentingan lainnya terkait Investasi dan PTSP. Adapun narasumber yang berkenan hadir antara lain: Komisi II DPRD Prov. Kalsel, Kepala Biro Perencanaan Program dan Anggaran BKPM-RI, dan Kepala Bappeda Prov. Kalsel.

Pesan Gubernur Kalsel pada sambutannya: kiranya pada kesempatan ini dapat berkembang ide, gagasan, dan pemikiran yang berorientasi pada investasi dan sekaligus membenahi kekurangan yang masih terdapat dalam kerangka pelayanan investasi. Gubernur juga mengingatkan pada momen Hari Pers Nasional kemarin bahwa Pers telah menggelorakan Kalsel sebagai pintu masuk ibukota negara, dimana salah satu poin penting dan substansinya adalah menempatkan Kalsel sebagai daerah tujuan investasi. Gubernur menginginkan DPMPTSP bisa menjadi entry point pelayanan, stimulant peningkatan pendapatan, serta katalisator peningkatan pertumbuhan ekonomi. Layani investor dengan pelayanan terbaik dan beri kemudahan dalam berinvestasi, pesannya.

Dalam momen ini juga dilangsungkan Pers Rilis Realisasi Investasi Tahun 2019, dimana pada tahun 2019 realisasi investasi di Kalimantan Selatan telah melampaui target mencapai angka 15,65 triliun rupiah. Angka tersebut adalah chateau gonflable piscine angka tertinggi di Kalsel pada 10 tahun terakhir, dimana meningkat sebesar 34% dari tahun 2018.

“Hal ini merupakan hasil kerja keras kita semua untuk peningkatan investasi di Kalsel dan menjadi tantangan kedepannya untuk terus ditingkatkan” ujar Nafarin. Nafarin menambahkan “target realisasi investasi tahun 2020 sebesar 12 triliun rupiah akan terus dikejar, dimana kita tahu dan merasakan banyak isu yang berkembang saat ini. Semoga saja dapat tercapai dan lebih membanggakan”.

Acara diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Rakor oleh seluruh Kepala DPMPTSP se-Kalsel.