DPMPTSP PROV. KALSEL

Loading

Archives May 2020

Rapat Koordinasi Strategi Investasi Kalsel saat Pandemi COVID-19

Kepala DPMPTSP Kalsel, Nafarin, memimpin Rapat Koordinasi Strategi Investasi Kalsel saat Pandemi COVID-19 menggunakan sarana Video Conference pada Senin (18/05). Rapat koordinasi tersebut melibatkan DPMPTSP Kabupaten/Kota se-Kalsel serta Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah BKPM.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pak Nafarin menyampaikan perkembangan realisasi investasi serta rincian proyek-proyek investasi yang sudah direalisasikan serta kendala-kendala realisasi investasi secara umum. Selain itu, Pak Nafarin juga menyampaikan perkembangan kondisi Pandemi COVID-19 di Kalsel dan hubungannya dengan realisasi investasi taureau rodeo mecanique gonflable.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM, Indra Darmawan, menekankan hal yang sama dengan Pak Nafarin. “Ada beberapa sektor industri yang akan mendapatkan ‘keuntungan’ dari kondisi pandemi seperti jasa logistik yang spesifik pada pengiriman makanan”, ujar Pak Indra.

Perwakilan-perwakilan DPMPTSP Kabupaten/Kota juga menyampaikan perkembangan investasinya di wilayahnya, seperti DPMPTSP Kabupaten Barito Kuala yang menyampaikan bahwa ada beberapa proyek investasi yang tidak terkendala pandemi. “Seperti industri plywood yang masih terus jalan dan dapat menampung masyarakat Barito Kuala sebagai tenaga kerjanya”, ujar Pak Aberar Kepala DPMPTSP Barito Kuala.

Rapat Tindak Lanjut Terhadap Press Release Triwulan Pertama Tahun 2020

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel Ir. H. Nafarin, MP didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal Dr. Denny P. Sinaga membuka kegiatan rapat secara virtual bersama seluruh Kepala Dinas PMPTSP Kab/Kota se Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 2 Dinas PMPTSP Prov. Kalsel pada hari Selasa 12 Mei 2020. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut terhadap press realease Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan pertama yang dikeluarkan oleh BKPM pada akhir Maret tadi. Turut hadir dalam kesempatan rapat tersebut Direktur Wilayah II Deputi Dalak PM BKPM RI Ibu Rita beserta jajaran.

Ada beberapa poin yang dapat disimpulkan : pertama, terkait LKPM Triwulan 1 ada beberapa kab/kota data perusahaannya tidak masuk dalam press realease Triwulan 1 yang dikarenakan saat migrasi dari 1.0 ke 1.1 mengklik UMKM bukan PMDN sehingga datanya tidak bisa ditampilkan ; kedua, pihak BKPM akan melakukan penyempurnaan proses migrasi dari 1.0 ke 1.1 agar tidak terjadi lagi kesalahan input ; ketiga, kepada Kab/Kota melakukan mapping potensi perusahaan yang dapat dimintakan data realisasi investasinya ; keempat, kepada Kab/Kota agar terus mengingatkan perusahaan yang sudah inflatable cube tent masuk pada Triwulan 1 agar input lagi pada Triwulan 2 dan seterusnya ; kelima, kepada kab/kota juga diminta untuk mencermati dan menulusuri beberapa investasi yang sedang berjalan maupun sedang dalam proses perijinan untuk monitor progressnya termasuk pelaporan LKPM.