DPMPTSP PROV. KALSEL

Loading

Kalimantan Selatan Tawarkan Peluang Investasi Ke Australia

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel, H Nafarin menghadiri pertemuan secara virtual dengan Deputy Chief Of Mission The Republic of Indonesia Canberra pada hari Kamis tanggal 24 September 2020. H Nafarin memberikan sambutan yang sebelumnya didahului oleh Mr. Mohammad Syarif Alatas selaku Deputy Chief of Mission of the Republic of Indonesia in Canberra dengan moderator Mrs. Amalia Sosrodiredjo Chair selaku Australia Indonesia Business Council (AIBC) South Australia.
Kegiatan ini membahas tentang peluang investasi yang ditawarkan Kalimantan Selatan ke Australia berupa Sektor Peternakan yang ada di Kabupaten Tanah Laut, Waste To Energy di Kota Banjarmasin, Kusan Dam di Kabupaten Tanah Bumbu. Masing-masing sektor diwakili oleh Ahmad Yamini MA, Cd Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi & Informatika Kabupaten Tanah Laut, Ir. Muryanta, MT selaku Kepala Dinas PMPTSP Kota Banjarmasin yang membahas tentang Waste To Energy di Kota Banjarmasin dan Alain Filmore Harris dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat yang membahas tentang Kusan Dam. Dalam hal ini investor tertarik dengan ketiga sektor tersebut dan menunggu tindak lanjut setelah acara ini berlangsung carrera obstaculos hinchables. Kegiatan ini juga dihadiri oleh semua Dinas PMPTSP Kab/Kota Se-Kalimantan Selatan.

Pengarahan Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 Oleh Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel

Sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur dan Sekdaprov Kalimantan Selatan, Kepala Dinas PMPTSP Kalsel Ir.H. Nafarin,MP melakukan pengarahan protokol pencegahan penularan covid 19 kepada jajaran di bawahnya pada pagi hari Senin 21 september 2020 bertempat di halaman Kantor Dinas PMPTSP Kalsel. Pengarahan meliputi pengaturan jalur masuk dan keluar kantor tobogan acuatico hinchable, pengaturan jumlah yang bekerja di kantor dan yang bekerja dari rumah (WFH), transportasi dan juga cuci tangan, pengecekan suhu serta social distancing, sehingga diharapkan Kantor Dinas PMPTSP Kalsel tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran covid 19.

Pelaksanaan Aksi Cleanup dan Pilah Sampah Dalam Rangka World Cleanup Day (WDC) Indonesia 2020

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel yang diwakili oleh 5 Duta Lingkungan Hidup telah melakukan kampanye buang sampah pada tempatnya dan aksi pilah sampah sehingga sampah dapat dimanfaatkan. Aksi ini diakhiri dengan Penyerahan sampah anorganik ke Bank Sampah.

Kegiatan World Cleanup Day Tahun 2020

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel diwakili Kabid Perizinan Infrastruktur dan Sosial mengikuti Kegiatan World Clean Up Day 2020 yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kalsel dengan melibatkan warga setempat bertempat di Menara Pandang Kampung Pelangi Sungai Kemuning Banjarbaru 19 September 2020. Acara dibuka oleh Wakil Walikota Banjarbaru, sambutan juga disampaikan Plh Sekdaprov Kalsel dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih Sungai Kemuning juegos inflables.

Rapat Pembahasan Peraturan Gubernur Tentang Intensifikasi Penerimaan Pendapatan Daerah

Kepala Dinas PMPTSP Prov Kalsel diwakili Seksi Perizinan Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam pada Kamis 10 September 2020 bertempat di Aula Badan Keuangan Daerah Kalsel menghadiri kegiatan rapat pembahasan lanjutan draf Peraturan Gubernur tentang Intensifikasi Penerimaan Pendapatan Daerah. Adapun hasil rapat ditetapkan bahwa dalam rangka intensifikasi pendapatan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, maupun dari lain-lain pendapatan daerah yang sah, dipandang perlu dukungan dari para pelaku usaha/ investor baik yang akan maupun yang telah melakukan usaha/ kegiatan di Kalsel dengan menunaikan kewajiban perpajakan dan kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemudian kepada setiap pelaku usaha yang akan melakukan usaha dan atau pekerjaan di Kalsel wajib memenuhi persyaratan tambahan antara lain memiliki NPWP cabang Prov Kalsel serta membuka kantor cabang di daerah tobogan hinchable, membuka rekening di daerah dan menggunakan kendaraan plat setempat (DA). Selanjutnya kepada Dinas PMPTSP Kalsel akan memasukkan tambahan persyaratan tersebut di atas dalam proses permohonan perijinan. Rapat lanjutan pembahasan Pergub ini masih akan dilanjutkan dalam waktu yang belum ditentukan.

Ternyata Limbah Plastik Membutuhkan Waktu Hingga Ratusan Tahun Untuk Terurai

Dibalik kegunaannya yang luas, sayangnya limbah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai. Diperlukan waktu puluhan hingga ratusan tahun, tergantung ketebalan dan bahan campurannya, untuk membuat sampah plastik benar-benar terurai. Akibatnya, limbah plastik pun menumpuk.

Saat terurai, hasil penguraian plastik itu ternyata juga akan mencemari tanah dan air tanah. Nah, biar kita nggak ikut menambah beban lingkungan dengan sampah plastik, ini yang bisa dilakukan :

Menggunakan tas kain atau tas yang bisa dipakai berulang kali saat berbelanja adalah langkah awal yang mudah untuk dilakukan. Selain itu, jika memungkinkan, beli produk isi ulang. Misalnya untuk sabun atau produk-produk perawatan tubuh dan make up. Tak hanya mengurangi sampah plastik, cara ini bisa menghemat pengeluaran kita.

Botol plastik bekas atau wadah plastik lainnya jangan langsung dibuang setelah isinya habis. Kita bisa menggunakannya lagi. Dengan sedikit kreativitas, botol bekas minuman bisa jadi tempat pensil, vas cantik, atau kita gunakan untuk wadah pernak-pernik kita agar tidak tercecer hinchables.

Untuk sampah plastik yang tidak bisa diapa-apain lagi alias harus dibuang, pastikan untuk memilahnya. Dengan menyendirikan sampah-sampah plastik, kita bisa membantu tukang sampah agar bisa membawa sampah itu ke tempat daur ulang. Atau jika di dekat tempat tinggalmu ada pengolahan sampah plastik, bawa sampah-sampah plastik ke tempat itu. Bisa jadi duit juga loh. Beberapa kota malah sudah memiliki bank sampah. Setiap sampah yang kita setorkan akan dicatat dan uangnya bisa diambil setelah terkumpul atau selama jangka waktu yang disepakati.

Rapat Koordinasi Bersama IIPC Sydney Terkait Peluang Investasi di Kalimantan Selatan

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel, H Nafarin menghadiri rapat koordinasi secara daring dalam rangka diskusi peluang investasi di Kalimantan Selatan bagi calon investor dari Australia yang di gagas oleh IIPC Sydney. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa 08 September 2020 bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Prov inflatable climb wall. Kalsel juga mengundang Kepala Dinas Pekerjaan Umum Prov. Kalsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin dan Kepala DPMPTSP Kab. Tanah laut yang mana topik pembahasannya terkait rencana investasi Sydney ke Provinsi Kalimantan Selatan yang mencakup Bidang Peternakan, Bendungan Kusan dan Waste to Energy.

Rapat Koordinasi Pengembangan Promosi Secara Virtual

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel, H Nafarin melaksanakan Rapat Koordinasi Pengembangan Promosi secara virtual bersama dengan seluruh Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan pada Rabu 9 September 2020 bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Prov. Kalsel. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka perencanaan dan pengembangan serta peningkatan promosi peluang investasi di Kalimantan Selatan.
Pada Rakor tersebut, ada beberapa Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota yang berkesempatan menyampaikan memo info peluang investasi yaitu Kab. Barito Kuala, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kab. Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru. Dalam kesempatan ini masing – masing pemapar dari DPMPTSP Kabupaten/Kota banyak memberikan peluang investasi sehingga DPMPTSP Prov mechanical bull. Kalsel dapat menindaklanjutinya dengan menawarkan kepada para investor untuk berinvestasi di Kalimantan Selatan.

Ralat Pengumuman Tentang Penerimaan Tenaga Kontrak Tahun 2020

Berkenaan dengan Pengumuman Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 810/069-SET.2/DPMPTSP tentang Penerimaan Tenaga Kontrak Di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2020, dengan ini disampaikan bahwa terdapat ketentuan dalam pengumuman tersebut yang memerlukan penyesuaian sebagaimana terlampir chongqizhangpeng

 

Pengumuman yang di ralat

 

 

Menarik Minat Investasi Dari Wilayah Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia Tenggara

Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel, H Nafarin diwakili oleh Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha, Kasi Pengembangan Promosi PM, Kasi Pemantauan dan Pengawasan PM dan Kasi Pembinaan PM mengikuti rapat virtual dalam upaya mendorong peningkatan investasi disektor kelautan dan perikanan dengan tema “Menarik minat investasi sektor kelautan dan perikanan dari wilayah Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia Tenggara pada Kamis 27 Agustus 2020 bertempat di ruang rapat DPMPTSP Prov. Kalsel.
BKPM RI melalui Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London dengan wilayah kerja Eropa menerangkan bahwa Eropa menyumbang 9% dari total ekspor RI bidang perikanan dengan negara terbanyak adalah Jerman, Perancis dan Inggris pada bidang usaha seafood dan penangkapan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat investasi langsung dari Eropa diantaranya pertumbhan pasar domestik dengan jumlah populasi yang besar dan infrastruktur.
Beberapa langkah yang harus disiapkan dalam rangka mendorong peningkatan investasi disektor kelautan dan perikanan ini adalah IPRO (invesment project ready to offer / informasi memo), mengidentifikasi dan pendataan calon lokal partners, menyediakan contact person yg reliable hingga isu food security yang sangat penting.
IIPC Abu Dhabi dengan wilayah kerja Timur Tengah dan Afrika Utara serta beberapa negara Asia Pasifik menerangkan bahwa total realisasi investasi tahun 2015 – semester I 2020 sebesar U$ 1,05 million dengan realisasi investasi tertinggi berasal dari negara india sebesar U$ 582,01 million. Nilai impor ikan UAE U$ 669 million dengan konsumsi ikan rata-rata pertahun sebesar 220.000 ton, sedangkan Indonesia hanya ekspor pada tahun 2019 sebesar U$ 9 million mechanical bull riding. Karakteristik investor UAE antara lain membawa modal maksimal dengan tenaga kerja minimal dan lebih menyukai proyek investasi yang didukung pemda.