DPMPTSP PROV. KALSEL

Loading

Archives March 2020

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel Menerima Penghargaan Budaya Kerja

Senin 2 Maret 2020 dalam rangkaian Kegiatan Apel Gabungan Awal Bulan Maret 2020, Kepala Dinas PMPTSP Prov. Kalsel H. Nafarin menerima Penghargaan Budaya Kerja dengan predikat Juara Harapan III Terbaik I dari Bapak Sekdaprov Kalsel Haris Makkie mewakili Gubernur Kalimantan Selatan. Penghargaan ini merupakan penghargaan kedua yang diterima Dinas PMPTSP Kalsel setelah sebelumnya pada tanggal 3 Februari 2019 menerima penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik dan penghargaan Pemenang Apresiasi Media Pemprov Kalsel tahun 2019 kategori Konten Website dan Media Sosial Terbaik.


Evaluasi penilaian kinerja ini dinilai dari integrasi pada sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam sambutannya Sekdaprov Kalsel menyampaikan Bapak Gubernur memberikan apresiasinya terhadap OPD yang selama ini mendapatkan penghargaan terutama dari Pemerintah Pusat beliau menyampaikan terima kasih kepada segenap pimpinan dan jajaran OPD sampai ke tingkat staf pelaksana. Sekdaprov Kalsel juga mengatakan penilaian ini dilakukan untuk menilai sejauh taureau mecanique mana OPD mampu membangun budaya kerja yang baik. Sehingga mampu meningkatkan performa kinerja, peningkatan pelayanan, serta mencapai target kinerja secara optimal.

Pemantauan dan Pengawasan ke PT. Pama Persada Nusantara

Dinas PMPTSP Prov. Kalsel melalui Seksi Pemantauan dan Pengawasan PM pada hari Kamis 27 Februari 2020 dalam rangka mendampingi tim BKPM melakukan kunjungan ke PT. Pama Persada Nusantara di Desa Sungai Cuka Kec. Kintap Kab. Tanah Laut. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya perusahaan memakai fasilitas dari BKPM yakni masterlist berupa kemudahan dalam pengadaan alat berat impor berdasarkan keputusan menteri keuangan nomor 164/PABEAN-PB/PMDN/2018. Salah satu alat berat yang diimpor adalah truck chasis merk scania dengan nilai 1.410.000.000. Tenaga kerja 20 orang perempuan dan 580 laki-laki. Berdasarkan data NIB rencana investasi adalah Rp. 8.967.362.200 dan yang terealisasi Rp. 5.309.902.000.

piscina gonfiabile con scivolo

Atensi Paman Biriin, Realisasikan Investasi Kalsel Rp 15, 6 Triliun

Atensi Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, terkait pentingnya reformasi pelayanan perizinan bagi investor yang masuk ke daerah, berdampak positif bagi pencapaian maksimal nilai investasi.Ini terbukti dari terealisasinya target nilai investasi pembangunan yang masuk ke Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kalsel, Nafarin, saat dikonfirmasi Minggu, (1/3/2019),merincikan, nilai nvestasi tahun 2019 sebagaimana target yang ditetapkan RPJMD, sebesar Rp10,5 triliun. “Berkat atensi perhatian pimpinan daerah bersama stakeholders, investasi yang masuk ke Kalsel berhasil tembus ke angka Rp 15,6 triliun lebih, atau mencapai 150% dari target yg telah ditentukan. Angka ini juga meningkat sebesar 34% dari tahun sebelumnya (2018)” jelasnya.

Disebutkan Nafarin, apa yang telah dicapai DPM dan PTSP Kalsel, tidak lepas dari peran dan komitmen Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang terus menjaga iklim investasi serta merangkul segenap komponen. Saat diminta penjelasan detail arahan penting gubernur kepada pihaknya hingga berhasil menyakinkan investor ke daerah, Nafarin memaparkan arahan itu antara lain pentingnya reformasi kemudahan dan percepatan proses penyelesaian perizinan.

Penerapan Integrasi SKPD pelayanan perizinan dengan SKPD penanaman modal, dan percepatan pelimpahan wewenang perizinan DPMPTSP.Selain itu, ada juga persiapan dan fasilitasi kawasan ekonomi (KE) dan kawasan industri (KI). “Seperti KI Batulicin, KI Jorong, KE Khusus Mekar Putih. Upaya meningkatkan promosi juga terus dilakukan. Hal lain pentingnya keberadaan satgas percepatan pelaksanaan berusaha, juga menjadi faktor yang dapat menarik investor ke Kalsel, ” jelasnya.

Nafarin, mengatakan, dari total realisasi investasi tahun 2019, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 10,06 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 5,59 triliun. Dari total PMDN, nilai terbesar terdapat pada sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan sebesar Rp 4,10 triliun dan jasa lainnya sebesar Rp 2,50 triliun, jelasnya.

Sementara dari total PMA, tercatat negara terbesar berinvestasi di Kalsel, yaitu Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Australia, Mauritius, dan Singapura. Dari capaian ini, untuk PMDN Kalsel berada di peringkat 10 secara nasional dan peringakt 17 untuk PMA. Selain itu, DPMPTSP Prov Kalsel juga berhasil meraih piagam penghargaan dari Menpan RB sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik tahun 2019.

“Alhamdulillah, DPMPTSP Prov Kalsel meraih penghargaan Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik tahun 2019,” sebutnya.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memberikan apresiasi atas capaian investasi yang masuk ke daerah. Disebutkan Paman Birin, dengan keberhasilan dan prestasi yang diraih ini, diharapkan dapat semakin mengokohkan komitmen Kalsel menjadi daerah course a obstacles en crocodile tujuan investasi. Kendati demikian, lanjutnya, pihak terkait di bidang pelayanan investasi tetap harus bekerja keras dengan terus melakukan penyempurnaan pelayanan.Dikatakan Paman Birin, pihaknya akan terus berkomitmen untuk turut mewujudkan salah satu agenda strategis bangsa yaitu memperbaiki iklim investasi sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Salah satu upaya mewujudkan hal itu adalah dengan mempermudah perizinan dan regulasi serta menyederhanakan birokrasi yang selama ini dilaksanakan.

“Pelayanan harus kita lakukan melalui satu pintu. Jangan ada lagi pelayanan yang dilakukan melalui banyak jendela,” tegasnya.

Selanjutnya, di tahun 2020 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 12 triliun.